KONVEKSI PAKAIAN JAS LAB

KONVEKSI PAKAIAN JAS LAB

Jas lab adalah pakaian khusus yang berfungsi sebagai perlindungan diri. Terutama untuk mereka yang bekerja di area laboratorium seperti analis atau lainya. Jas lab digunakan untuk melindungi diri dari paparan bahan kimia berbahaya, percikan, atau zat-zat lain yang bisa jadi melukai tubuh. Oleh karena itu, pakaian khusus ini perlu didesain sebaik mungkin memenuhi standar keamanan yang semestinya. Pastinya perusahaan konveksi profesional sudah paham benar bagaimana membuat jas lab yang aman. Namun, tidak jarang pula pembuatan jas lab disesuaikan dengan ketentuan instansi yang memesan. Dalam hal ini instansi yang satu bisa jadi memiliki ketentuan yang berbeda dengan instansi yang lain. Adapun berikut diberikan beberapa hal mendasar yang mesti dipertimbangkan ketika akan membuat jas lab, diantaranya:

  • Ukuran Jas Lab

Ukuran jas lab biasanya dibuat panjang. Jas lab berlengan panjang dengan bagian baju sepanjang lutut atau menyesuaikan. Ukuran jas lab yang pendek memang sebaiknya dihindari karena alasan standar keamanan dirasa cukup rendah. Sebaliknya dengan ukuran jab lab yang panjang diharapkan dapat melindungi tubuh dari cipratan atau percikan zat-zat kimia di laboratorium. Penggunaan jas lab tidak jarang pula disetai dengan sarung tangan, masker, dan penutup kepala bila memang tengah bekerja dengan bahan kimia dengan risiko bahaya tinggi.

  • Desain

Desain jas lab biasanya sama dan terlihat monoton. Terlebih dengan warna dasar putih. Namun, desain jas lab kini semakin variatif. Beberapa jas tampil menarik dengan tambahan saku di beberapa sisi. Tidak jarang perusahaan menerapkan logo atau bordiran khusus sebagai pembeda. Logo yang dicantumkan di sisi tertentu jas lab juga berfungsi sebagai identitas agar tidak tertukar. Untuk mendapatkan referensi aneka desain jas lab Anda bisa coba browsing dari internet. Bila dirasa perlu lakukan pula diskusi terkait desain jas lab yang baik dengan konveksi pakaian yang dipilih.

  • Warna

Sebagian besar jas lab dibuat dari bahan kain berwarna putih. Hal ini seperti sudah menjadi standar tersendiri. Hanya saja kini juga mulai berkembang penggunaan warna lain menyesuaikan culture perusahaan atau instansi. Variasi warna juga digunakan sebagai pembeda fungsi dari jas yang dipakai atau tingkatan dari profesi dalam laboratorium.

  • Bahan

Pemilihan bahan biasanya disesuaikan dengan area laboratorium. Adapun jenis bahan jas lab yang kerap digunakan misalnya katun, linen, dan campuran polyster. Beberapa waktu ini konveksi pakaian jas lab juga mulai menggunakan bahan anti statik. Alasannya bahan anti statik diketahui bermanfaat sebagai pelindung dari paparan radiasi peralatan yang digunakan di laboratorium. Terkait pemilihan bahan juga penting mempertimbangkan faktor kenyamanan. Apalagi bila jas lab digunakan untuk bekerja setiap hari.